Sedikit perbincangan antara aku dan ayah .
Aku: "yah, kalau masuk universitas teh pake nilai SNMPTN ? Trus emang ga ada pilihan satu dua nya ?"
Ayah: "iya pake nilai SNMPTN . Ada pilihan satu sampai pilihan tiga"
Aku: "berarti yang kalau ga keterima teh itu gagal ke pilihan satau, dua dan tiga ?"
Ayah: "iya"
Aku: "ooh . Kayak UN lagi atuh ya ?"
Ayah: "iya tapi ini mah tidak menentukan kelulusan . Lagian SNMPTN mah jarang kunci . Susah banget lah kalau mau dapet kunci soal SNMPTN . Makanya persaingannya lebih ketat dan lebih murni"
Aku: "loh ? Ko bisa ? SNMPTN bisa ga bocor tapi ko UN bocor mulu ?"
Ayah: " iya . Kalau UN mah pengaruh ke politik"
Aku: "haa ? Pengaruh gimana ?"
Ayah: "ya misalkan aja kalau ada orang Bandung yang ga lulus UN . Ntar kan martabat pemerintah kota Bandung nya jadi turun . Malu-maluin pemerintah kota Bandung . Kalau SNMPTN kan ga menentukan lulus atau engga"
Aku: "emang soal SNMPTN susah ya yah ?"
Ayah: "yaiyalah susah . Bukan hapalan . Logika . Konsep"
(Pertanyaannya mulai melebar)
Aku: "ada passing grade juga yah kalo masuk universitas ?"
Ayah: "ada . Kamu mau masuk mana ?"
Aku: "kalau kedokteran batas nya berapa ?"
Ayah: "kedokteran kalau ga salah 50"
(Waah bismillah . Harus mulai dikejar dari sekarang)
Nah sekarang ayah mulai cerita tentang kisah salah satu kakak laki-laki saya . Namanya Azka Taujih Robbani .
Ayah: "Pid, makanya kamu dari sekarang harus serius belajarnya . Jangan main aja . Tuh kamu liat a Azka . SNMPTN nya 60 an . Dia masuk arsitek . Arsitek passing grade nya 41"
Salut deh sama kakak ku yang satu ini . Setau aku ya, waktu dia SD SMP tuh dia susah banget dapetin nilai 9 . Udah mana lagi dia maniak game . NEM SMP nya aja 33 koma . Di bawah saya . Awalnya emang ayah sama ibu juga pasrah aja masukin dia ke SMAN 2 Cimahi . Waktu itu SMAN 2 Cimahi masih pake NEM . Dan ga disangka ternyata kakak saya keterima . Nah waktu dia menginjak kelas 2 SMA, mulai tuh SMAN 2 Cimahi jadi RSBI . Kakak saya masuk kelas terunggul . Wahwah hebat hebat . Ga nyangka dia bisa maju di SMA nya . Pokoknya dia TOP BGT dah . Fisikanya jago . Padahal dulunya ? Wah gausah ditanya . Nah orangtuaku mulai bangga tuh . Waktu ada olimpiade Fisika, dia ikut . Ga disangka lagi . Eeeh menang dia . Jago jagoo . Waktu SNMPTN, ga disangka juga dia masuk Arsitek ITB . Hhhh . Saya sebagai adiknya merasa sangat bangga .
Ayah pernah bilang sama aku, kakak ku bisa kayak gitu karena dia tekun dan dia fokus . Dia sering LATIHAN .
Ayah juga pernah bilang kalau SNMPTN itu bukan hapalan . Tapi logika . Logika itu bisa jalan kalau kita sering berpikir . Berpikirnya dengan LATIHAN .
Kakak ku juga bilang ga sepenuhnya pelajaran itu harus dihapal . Harusnya dimengerti dan BANYAK LATIHAN . Itu yang bikin dia bisa .
Dari situ aku menyimpulkan bahwa latihan itu sangat penting . Dengan latihan, kita bisa lebih paham dan lebih menguasai konsep . Harus dicoba ! Semangat ! :D
Tidak ada komentar:
Posting Komentar